Progres Pembangunan Masjid Al Mubarok di Desa Parangjoro Terpantau Saat TMMD

SUKOHARJO – Memasuki hari kedelapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sinergi antara Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo dan masyarakat Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, semakin terlihat nyata dengan progres pada pembangunan Masjid Al Mubarok yang terus dikebut melalui kerja sama tanpa mengenal lelah.

Sejak pagi, Rabu (22/7), personel Satgas bersama warga bergotong royong mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengecoran struktur bangunan, pemasangan batu, hingga merapikan sejumlah bagian masjid. Kekompakan yang terjalin di lapangan membuat proses pengerjaan berlangsung lebih efektif sekaligus mempercepat pencapaian target yang telah direncanakan.

Masjid Al Mubarok merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain menjadi tempat pelaksanaan ibadah, bangunan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan sosial bagi warga Desa Parangjoro.

Partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat. Warga mengaku semakin bersemangat karena dapat bekerja berdampingan dengan prajurit TNI. Menurut mereka, kehadiran Satgas tidak hanya membantu mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, melainkan juga dari terbangunnya kebersamaan dan kepedulian masyarakat. Ia optimistis pembangunan Masjid Al Mubarok dapat diselesaikan sesuai target sehingga segera dimanfaatkan sebagai sarana ibadah sekaligus wadah memperkuat persatuan dan kehidupan sosial masyarakat Desa Parangjoro.

Gaya rilis ini menggunakan pola fokus pada kolaborasi dan dampak, dengan susunan kalimat, pembukaan, serta alur narasi yang berbeda dari naskah asli sehingga tidak identik, namun tetap mempertahankan seluruh informasi penting.(Red/Ns).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *