BARITO KUALA – Ketika adzan mengalun di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, kegiatan pembangunan yang dimulai sejak pagi terhenti sejenak. Anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala melangkah ke masjid untuk menunaikan Shalat Jumat bersama warga, menegaskan suasana kebersamaan di tengah kesibukan lapangan.
Bagi prajurit, ibadah bukan hanya kewajiban agama tetapi juga kesempatan mempererat hubungan sosial dengan penduduk. Pertemuan di rumah ibadah melahirkan komunikasi yang lebih hangat, pengenalan satu sama lain, dan penguatan relasi yang terjalin selama TMMD.
Serda Sugeng anggota Satgas mengatakan, kebersamaan saat Shalat Jumat memberikan energi baru sebelum kembali melanjutkan pekerjaan. “Kami datang untuk mengabdi kepada masyarakat. Beribadah bersama warga menjadi pengingat bahwa tugas ini bukan hanya menyelesaikan sasaran fisik, tetapi juga menjaga nilai persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Warga menyambut kehadiran Satgas di masjid dengan antusiasme, merasa semakin dekat dengan prajurit. Dialog sederhana setelah ibadah sering menjadi kesempatan membahas kondisi desa dan kegiatan sehari-hari, sehingga hubungan yang terjalin tidak berhenti pada aspek pekerjaan lapangan.
Shalat Jumat pada Jumat (7/8/2026) menggambarkan bahwa pengabdian ditandai bukan hanya oleh hasil pembangunan, tetapi juga oleh kedekatan sosial yang tumbuh di masyarakat. Nilai kebersamaan diharapkan menjadi bekal yang terus terasa setelah seluruh rangkaian TMMD selesai.(1005)
