BONE – Sekilas kegiatan menanam pohon kerap selesai cepat, namun dampaknya tidak berhenti saat tanah dirapikan; kondisi serupa terlihat pada penanaman alpukat di Dusun Batulappa, Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Kegiatan penanaman alpukat di Dusun Batulappa merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129.
Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone melaksanakan penanaman tersebut dengan perhatian pada kelestarian lingkungan. Alpukat dipilih karena tanaman ini sekaligus memiliki nilai produktif, sehingga penghijauan dapat berjalan bersama dengan peluang manfaat bagi masyarakat.
Pada Minggu, 9/8/2026, kegiatan penanaman menjadi bagian dari rangkaian aktivitas TMMD di Desa Langi. Tidak ada hasil yang bisa dipanen secara langsung dari kegiatan tersebut, tetapi tanaman yang tumbuh dapat memberikan manfaat secara bertahap seiring waktu.
Dari sisi lingkungan, keberadaan pohon menambah vegetasi di kawasan tersebut. Dari sisi produktif, tanaman alpukat memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika sudah berkembang. Dua aspek itulah yang membuat penanaman memiliki konsekuensi manfaat lebih panjang dibandingkan sekadar kegiatan penghijauan.
Pada akhirnya, pekerjaan menanam adalah awal dari proses yang jauh lebih panjang. Perawatan dan pertumbuhan tanaman akan menentukan bagaimana manfaat tersebut hadir bagi lingkungan maupun masyarakat di kemudian hari.(Red/Js).
