ACEH BARAT – Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen Kodim 0105/Aceh Barat, Kopka Doni, terus meningkatkan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Komsos dilakukan di Desa Meunuang Kinco, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Jum’at (4/9/2026).
Melalui Komsos, Babinsa memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, khususnya di lahan perkebunan, kebun, maupun kawasan yang terdapat semak belukar dan rerumputan kering.
Babinsa menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Kepedulian warga terhadap lingkungan sangat diperlukan karena kebakaran yang awalnya berasal dari api kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang.
“Melalui kegiatan Komsos ini, kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,” ujar Babinsa saat memberikan imbauan kepada warga.
Selain menyampaikan larangan pembakaran lahan, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sampah maupun bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar permukiman dan lahan pertanian diharapkan tidak dibakar sembarangan. Warga diminta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.
Kegiatan Komsos tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, termasuk potensi terjadinya Karhutla, dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan.
Babinsa berharap masyarakat di wilayah Pante Ceureumen dapat terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kesadaran serta kepedulian masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah Karhutla dan menjaga lingkungan tetap aman dan sehat.(0105).
