ACEH JAYA – Kelancaran pengairan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Babinsa Koramil 05/Panga Kodim 0114/Aceh Jaya, Serda Gunawantoro, bersama Arpan (27), warga binaan, turun langsung mengecek dan memantau saluran irigasi air sawah di Desa Gunong Buloh, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (23/8/2026).
Pemantauan dilakukan dengan melihat kondisi saluran irigasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan air bagi lahan persawahan. Kehadiran Babinsa bersama warga menunjukkan perhatian terhadap sarana pertanian sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Pemantauan saluran irigasi penting dilakukan agar kondisi pengairan sawah dapat diketahui secara langsung. Sarana seperti ini perlu dijaga bersama karena berkaitan dengan aktivitas pertanian masyarakat,” ujar Serda Gunawantoro.
Bagi petani, keberadaan saluran irigasi memiliki arti penting karena ketersediaan air berhubungan langsung dengan proses budidaya tanaman. Saluran yang terawat dapat membantu distribusi air menuju lahan secara lebih baik, sementara gangguan pada jaringan pengairan berpotensi memengaruhi aktivitas pertanian.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pola pembinaan teritorial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Babinsa tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga berinteraksi dengan warga dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan ekonomi di wilayah binaan.
Keterlibatan Arpan sebagai warga dalam pemantauan menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap fasilitas pertanian. Pemeliharaan saluran irigasi pada dasarnya membutuhkan perhatian berkelanjutan, sehingga masyarakat yang memanfaatkannya memiliki peran penting dalam menjaga kondisi sarana tersebut.
Dari perspektif ketahanan wilayah, sektor pertanian mempunyai posisi strategis karena berkaitan dengan ketahanan pangan masyarakat. Ketersediaan air menjadi salah satu unsur pendukung yang tidak dapat dipisahkan dari produktivitas lahan. Karena itu, perhatian terhadap saluran irigasi di tingkat desa turut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Kegiatan pemantauan seperti yang dilakukan Serda Gunawantoro juga memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Informasi mengenai kondisi saluran, kebutuhan petani maupun berbagai kendala di lapangan dapat diketahui melalui interaksi langsung. Pola komunikasi tersebut membantu Babinsa memahami dinamika wilayah secara lebih nyata.
Bagi TNI AD, pembinaan teritorial merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat dari tingkat paling bawah. Kehadiran prajurit di tengah aktivitas warga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus mendorong masyarakat berpartisipasi dalam menjaga berbagai fasilitas yang mendukung kepentingan bersama.
Pemantauan saluran irigasi di Desa Gunong Buloh dengan demikian tidak sekadar menjadi kegiatan pengecekan sarana pengairan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mencerminkan perhatian terhadap keberlangsungan aktivitas petani dan pentingnya menjaga fasilitas pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan serta ketahanan wilayah di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).
