ACEH SINGKIL – Dalam mendukung pembangunan jembatan perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dengan Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, keterbatasan sarana dan beratnya medan tidak menyurutkan langkah prajurit TNI bersama masyarakat, Sabtu (8/8/2026).
Dengan menggunakan sarana seadanya, personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama personel Yon TP 957/LU dan masyarakat bahu-membahu mengangkut serta mendistribusikan material menuju lokasi pembangunan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam melewati medan yang tidak mudah sekaligus mengejar progres pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Pekerjaan tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan tidak selalu berlangsung dengan dukungan peralatan modern. Di tengah keterbatasan akses, tenaga manusia dan semangat kebersamaan justru menjadi modal penting untuk memastikan material dapat sampai ke lokasi pekerjaan.
Akses menuju kawasan pembangunan jembatan memang bukan perkara mudah. Material yang dibutuhkan harus melewati jalur sungai sebelum kemudian dipindahkan secara manual menuju titik pembangunan. Karung-karung berisi material diangkut menggunakan perahu, kemudian dipikul dan dibawa secara bergotong royong oleh prajurit TNI bersama warga.
Kondisi tersebut tidak membuat semangat mereka surut. Satu per satu material dipindahkan dengan penuh kehati-hatian. Prajurit dan masyarakat bekerja dalam satu barisan, saling membantu dan mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.
Pemandangan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah pedesaan. Tidak ada sekat ketika kepentingan yang diperjuangkan adalah kepentingan bersama, terutama pembangunan akses yang nantinya akan digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Pembangunan jembatan penghubung Cibubukan–Serasah memang memiliki arti penting bagi warga kedua desa. Selama ini, keberadaan sungai dan keterbatasan akses darat menjadi salah satu kendala dalam mobilitas masyarakat.
Jembatan perintis tersebut diharapkan mampu menjadi jalur penghubung yang lebih aman dan mempermudah aktivitas warga dari kedua wilayah. Rencana pembangunan jembatan ini sebelumnya telah ditinjau langsung oleh jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi lapangan dan kelayakan lokasi pembangunan.(Pr012).
