SUKOHARJO – Pagi di Dukuh Singkil diwarnai suara perkakas dan canda warga saat mereka bersama membangun Pos Kamling, menegaskan nilai kebersamaan dalam komunitas.
Setiap bagian pos tercipta oleh kerja banyak tangan; pemuda, warga tua, dan anggota TNI silih berganti menjalankan tugas tanpa mempersoalkan siapa yang memulai atau mengakhiri pekerjaan.
Interaksi selama proses membuat hubungan antarwarga semakin mesra. Pembangunan berubah menjadi forum pertemuan yang menguatkan rasa kepemilikan terhadap kampung.
Pada Selasa (4/8/2026), kegiatan menunjukkan perkembangan positif. Warga optimistis Pos Kamling kelak tidak hanya dipakai untuk ronda malam, melainkan juga sebagai tempat berkumpul membahas keperluan kampung.
Bentuknya sederhana, namun kisah yang menyertainya akan terus dikenang sebagai bukti kerja bersama yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di Dukuh Singkil.(Red/Ns)
